BUKU INI AKU PINJAM
Ini adalah sebuah cerita tentang anak SMA yang begonya udah gak ketolong lagi.
Pagi itu suara ayam mulai terdengar di telinga dari kejauhan, rasanya menyuruhku untuk bangun sesegeera mungkin. Aku masih terhanyut dengan bunga tidurku begitu indah untuk di lewatkan , betapa tidak aku bermimpi tentang seorang kekasih yang tak pernah sempat Aku ungkapkan bagaimana perasaan ku padanya. Karna lewat mimpi Aku bisa menjamah perasaannya. Namun tiba-tiba.. alaram berbunyi menandakan Aku harus bangun dari tempat tidurku. Semua cerita ini dimulai sejak hari itu tanggal 1 januari 2013 tepatnya 3 bulan sebelum kelulusan kami dimulai... entah kenapa hari itu Aku bangun pagi dan berencana datang kesekolah lebih awal dari biasanya, bukan karna ada tugas piket atau persiapan upacara bendera, atau mungutin sampah di sekolah (itu kalau lagi butuh duit). Tapi perasaan itu tiba-tiba saja muncul untuk datang kesekolah lebih awal. Waktu itu saat aku sampai sekolah pukul 6:10 pagi. suasana sekolah benar-benar sepi hanya ada penjaga sekolah yang lagi membuka pintu pintu kelas sekolah , pagi itu udara segar masuk kehidung hingga paru-paruku, aku berjalan dari parkiran menuju selasar kelas menuju ke kelas ku. Sesampai di kelas aku duduk di bangku ku lalu meletakkan tasku kemudian aku keluar , sebelum aku sampai keluar sampai di depan pintu kelas tepat pas aku ingin keluar , tiba-tiba ada yang mengejutkan ku entah siapa aku belum melihatnya . posisi kepalaku yang berjalan sambil tertunduk membuat aku tidak melihat siapa itu. Saat aku menegakkan kepala ku ke arah kepalanya , aku tidak dapat melihatnya dengan jelas saat itu. Karna matahari tepat menyinari mataku membuat aku susah untuk melihatnya yang aku tau saat itu wajahnya terlihat samar rambut pendek sebahu , saat dia tersenyum dia bagaikan bidadari. Itulah yang pertama kali terlintas dalam pikiran ku . saat dia telah berlalu melewatiku lalu aku menolehnya siapa sih dia?? Penuh penasaran... meskipun dia adalah teman sekelasku aku merasa gak ada temen perempuan ku yang kelihatan cantik. Ada yang cantik tapi dia adalah teman ku yang seorang model. Rasanya aneh waktu itu rasa penasaran masih menyelimuti dan menggerogoti pikiran ku, passalnya aku benar benar terpesona dengan senyum nya itu. Sesaat setelah aku mengetahui siapa dia ...dia ternyata Aisyah.. kemudian aku menyapa tapi tidak dengan sapaan yang sopan tapi sebaliknya.
“woyy.... jalan pake nabrak
nabrak.. ” sapa ku.
“kau ni. Gitu aja mau marah .. “
“maaf... maaf” tambah nya
“tumben datang pagi “ “pasti mau
ngerjain PR disekolah ya” balasku sambil
berjalan ke bangku selasar depan kelas
“eh.. mana ada PR hari ini”
“terus kamu ngapain datang awal biasanya terlambat terus juga” dia menjawab
sambil meletakan tas dan kemudian menuju selasar depan kelas.. dan dia duduk di
sampingku.
Entah perasaan aneh apa yang tiba-tiba
datang padaku pagi itu. Tapi pastinya Aku hari itu ingin banyak bicara
dengannya pagi itu berdua. Padahal sudah 3 tahun kita bersama dari kelas
1. Tapi waktu itu rasanya aku baru
mengenal dia , hari itu juga.
Suasana sekolah sudah semakin
ramai dan matahari mulai naik permukaan menampakan dirinya lebih terang. Tampak
bangku kelas ku yang sudah mulai terisi tas tas dan di duduki teman teman ku..
Pelajaran pertama dimulai.
Seperti biasa aku duduk disebelah dengan teman baikku dia adalah anak rantauan
yang hidup sendirian ngekost. Dia hebat (kagum) ! namanya adalah abay. Dan hari
itu pelajaran pertama kosong tidak ada guru yang mengajar.
“hei ga....” sapa abay dengan
wajah penuh tanda tanya
“kenapa...? “ tanya aku yang
penuh penasaran. Siapa tau dia mau menceritakan
gosip tentang kabar dari nabila JKT48. kabarnya abay ini adalah wota
dari JKT48 yang mengidolakan paha paha dari personil JKT.. termasuk aku !!
“ngak... jadi lah”
“ada apa bay..? “ aku mulai
penasaran lagi
“tolongin aku ...” dengan wajah
yang kotor dia tertunduk lemas sampai kelantai
Lalu aku mulai cemas mimikarkan
abay, aku panggil teman-temanku satu kelas, lalu aku telpon ambulans, kemudian
ada yang baca yasin, ada yang baca koran (ini orang gak peduli amat) , ada yang
panik, ada yang ke kantin(kebiasaan).
Tapi abay kemudian melanjutkan pembicaraannya.
“aku ngantuk... aku mau tidur..
kalau ada guru cepat bangunkan.” “hahahaha...” abay dengan senyum sumringahnya
mengatakan itu.
Temen-temen yang lagi ngumpul di
dekat aku dan abay lalu pergi gak peduli pura-pura bodoh seakan gak pernah
terjadi apapun, ada yang langsung pindah
sekolah, ada yang langsung ngutang di kantin(lah hubungannya apa?)
“tet....tet......tet.........” ya
seperti itulah bunyi bel sekolahku yang kalau di tulis jadi agak sedikit kotor
(Bukannya berani kotor itu baik?). waktu istirahat seperti biasanya aku pasti
dengan rombongan teman sekelas ku yaitu : Arie, Arif, Irfan ,Irsyad dan AbI. Di
sini orang paling absurt di antara kami ber enam kata orang yaitu Aku. yang
paling polos Abay, paling gemuk Arie (emang iya), paling alay Irsyard ,
kemudian orang yang paling jauh rumahnya dari sekolah paling dekil pakaiannya
paling aneh paling kreatif dan palingan
orang juga gak kenal , itu adalah Arif dan orang paling putih yang katanya ganteng (kata
cicak di dinding) Irfan . kami menolak itu jadi kami sering demo di depan
sekolah sambil buka baju, kamipun di usir juga (iyalah gak ada hubungannya
dengan sekolah).
Dan seperti biasa kami berkumpul
di selasar depan WC . entah kenapa WC adalah tempat yang kami tuju untuk
berkumpul, mungkin karna jalur transportasi darat yang aman lewat sini dan tempatnya
srategis buat perdagangan , lalu tempat yang pas buat transaksi video bokep, dan tempat yang pas
buat godain adik kelas ....
Saat asik mengobrol ada sesuatu yang mengganggu pikiran ku saat
Aisyah sedang berjalan melewati kami yang sedang berkumpul , perasaan aneh itu
muncul lagi, dan kali ini aliran darahku cepat menuju jantung ku lalu
memompanya begitu cepat, jantungku berdegup kencang tak tertahankan. Aku
menghitung dalam hati .
“satu.... dua.... tiga...” aku
masih menghitung dan dalam kehitungan keseratus dia memalingkan wajahnya lalu
melihat ke arah ku dan dia tersenyum. Kemudian keluarlah bendera putih .. aku
jatuh cinta bro.. itu hal pertama yang ada di benakku.
Dan sesuatu mengalihkan ku dari
pandangan itu...
“woi ga ... kenapa kau senyum
sendiri?” tanya Irsyad dengan gagahnya
“ngak .. Cuma pengen ketawa
sendiri” aku menjawab dengan konyolnya.
“woii... dasar idiot..” kata Arif
(Lalu aku di bawa ke rumah sakit
jiwa terjauh dari perkotaan.. selesai !!)
Bel kedua berbunyi .. dan
pelajaran yang paling membosankan di kelas dimulai yaitu matematika .
matematika itu gak ngebosanin kalau kita bisa mengerjakan nya dan tau rumus
rumusnya. Tapi otak aku gak berfungsi buat mikirin log, sin , cos dan tan. Jadi
aku gunakan waktu 2x45 menit untuk main bola(lho?). aku gunakan waktu itu untuk
memandangi wajah nya Aisyah yang tempat duduknya berada di depan dari pada aku.
sebelumnya gak pernah aku lakukan. Dan ini pertama kalinya. Entah kenapa saat
aku pandangi dia , dia ngerasa. Ngerasa ngantuk, ngerasa mual, ngerasa pusing,
ngerasa pengen bunuh diri.. (kenapa jadi gini ya??). dia ngerasa
kalau lagi di liatin ama aku. atau mungkin dia juga sering ngeliatin
aku(geer).
Lalu dengan salah tingkahnya aku
memalingkan wajah sambil bersiul. Dan saat itu kekonyolan aku udah sampai pada
batasnya. Udah tau aku gak bisa bersiul tapi tetap ngotot bersiul. Akhirnya aku
lipsing(suara siulan). Dia senyum, aku ikut tersenyum sambil ngeliatin dia.
Waktu sekolah berakhir, aku gak
dapat apa-apa dari pelajaran sekolah ku hari ini otok aku kosong aku jadi
banyak bengong di rumah , tiba-tiba ayam tetangga kesurupan(ayamnya ternyata
lagi bengong !) . hari itu mama aku lagi dirumah dan seperti biasa cantik luar
biasa. Adik, dan kakak aku pulang juga dirumah. Ok (apaan?). aku 4 bersaudara . kami terlahir
dengan sempurna dengan dua tangan dan dua kaki. Ok maksud aku kami dilahirkan
dengan jumlah personil dua perempuan dan dua laki-laki. Aku anak ketiga dan
adik aku laki-laki. Jadi yang duanya lagi hilang entah kemana kami langsung
lapor polisi (ngak nyambung) . jadi yang dua lagi perempuan . kenapa tadi aku bilang kami terlahir
sempurna. Begini ceritanya. Dahulu kala hiduplah seorang ibu dan bapak yang
sedang menantikan kelahiran anak pertamanya. Pada saat itu bapak aku
menginginkan anak laki-laki yang lahir. Tapi kemudian lahirlah anak perempuan
yaitu kakak pertama aku. lalu kemudian berapa tahun kemudian mereka pun menantikan
lahirnya anak kedua , dan seperti yang biasa mereka masih menantikan seorang
anak laki yang lahir. Tapi kakak kedua aku lahir dan dia perempuan. Berapa
tahun berikutnya sang ibu hamil lagi, dan seperti biasanya mereka menantikan
anak laki-laki, kemudian lahirlah aku kedunia ini, dengan wajahh unyu . jadi
gitu ceritanya.. sudah menjadi kebiasaan aku setelah pulang sekolah aku hanya
main gitar di teras depan rumah.. lagi asik main tiba-tiba aku teringat dengan
apa yang selalu apa yang temen-temen aku bilang. kata orang aku orangnya
konyol, gila, gak jelas, garing , ngebosenin , dan gak GANTENG. Tapi aku yakin
mereka semua pasti bohong. Karena aku selalu dapat informasi yang aktual,
terpercaya, tajam, dibahas secara mendalam, dan hal yang tabu layak untuk di
perbincangkan dalam diri aku (tiba-tiba masuk acara silet)(lho?). Semua itu
berasal dari mama ku. aku paling inget dengan satu kata yang di ucapkan mama
aku tentang aku. Bahwa kalau aku ini ngangenin, asik , rame , dan ngak
ngebosenin. Ok ternyata benar apa yang di bilang orang tentang aku memang
salah, dan tidak dipercaya. Tapi ada
satu lagi yang masih tertinggal dalam
otak ku dan aku coba beranikan diri untuk bertanya dengan mama aku. Dengan rasa
gugup aku nanya dengan mama aku.
“mah..
? aku boleh nanya gak sih?”
“iya..
kenapa ga?”
aku mulai berpikir untuk tidak
menanyakan hal yang ingin aku tanyakan tadi, karna menurut aku, aku pasti gak
bakalan bisa nerima jawaban tersebut
! tapi aku ngeyakinin diri untuk
bertanya tentang aku yang masih simpang siur yaitu tentang kegantengan ku.
aku nanya “ma, aku ganteng gak
sih?”
“kenapa nanya kaya gitu?” mama ku
ngejawab dengan bingungnya.
“gak Cuma mau tanya aja” saut aku
sok cuek.
“ganteng donk anak mama pastinya”
mama ngejawab lagi.
“tapi ma..”
“tapi apa?” jawab mama aku tambah
bingung
“banyak temen aku yang bilang aku
gak ganteng” tegas ku.
Kemudian mama ngejawab dengan kata bijaknya “gak penting
jelek atau gantengnya orang itu. Yang penting itu adalah hatinya. Kalau kamu
jelek berarti ada rencana lain buat kamu . karna tuhan selalu punya rahasia
ilahi”
“jadi muka aku penuh misteri ma?”
jawab kesel
“yap” mama Aku cuma ngomong gitu.
Percakapan pun usai , setelah itu
aku mencoba bunuh diri.. (hmm!)
Komentar
Posting Komentar